Monday, April 13, 2015

Tapis Kapal (Standar)

Kain tapis merupakan kain tenun khas masyarakat Lampung. Kain tapis terbuat dari tenun kapas. Motif dirangkai dari benang emas. Sedangkan metode pembuatan motif umumnya dengan cara sulam tangan.

- Tapis Ayat Kursi Sulam Standar
- Ukuran panjang = 100 cm dan lebar = 60 cm
- Harga Rp 550.000,-



Tapis Al-Fatihah

Kain tapis merupakan kain tenun khas masyarakat Lampung. Kain tapis terbuat dari tenun kapas. Motif dirangkai dari benang emas. Sedangkan metode pembuatan motif umumnya dengan cara sulam tangan.

- Tapis Al-Fatihah
- Ukuran panjang = 100 cm dan lebar = 60 cm
- Harga Rp 800.000,-



Aneka Motif Ayat Kursi

Kain tapis merupakan kain tenun khas masyarakat Lampung. Kain tapis terbuat dari tenun kapas. Motif dirangkai dari benang emas. Sedangkan metode pembuatan motif umumnya dengan cara sulam tangan.

- Tapis Ayat Kursi Sulam Standar
- Ukuran panjang = 100 cm dan lebar = 60 cm
- Harga Rp 550.000,-



===============
======
==

- Tapis Ayat Kursi Full Benang Emas
- 90% kain tenun dihias dengan motif benang emas
- Ukuran panjang = 100 cm dan lebar = 90 cm
- Harga Rp 750.000,-




=================
===========
====

- Tapis Ayat Kursi Bordir
- Motif dirangkai dengan metode bordir, bukan sulam tangan
- Panjang kain = 100 cm dan lebar = 60 cm
- Harga Rp 200.000,-





Modal Utama Keberkahan

Kunci Keberkahan: Iman dan Takwa

Ternyata urusan takwa itu bukan hanya urusan orang yang mau bahagia di akhirat saja. Orang yang mau sejahtera di dunia harus lewat jalur ini juga. Ini suatu hal yang pasti, ada iman dan takwa, maka akan ada keberkahan. Tidak ada iman dan takwa, tidak ada berkah, tidak ada sejahtera. Ketika kita berjalan menuju takwa, berarti kita bergerak menyongsong berkah.

Allah Ta’ala berfirman, “Seandainya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka keberkahan dari langit dan bumi. Tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami), maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.” (QS. Al-A’raf: 96)

Kita membutuhkan gelar takwa, sebagaimana kita membutuhkan hidup yang berkah, nyaman, dan sejahtera. Mustahil seseorang mendapatkan berkah tanpa melalui proses takwa. Apa jadinya hidup kita bila tidak ada hasrat untuk menjadi orang yang bertakwa.

Allah Ta’ala berfirman, “Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan memberikan baginya jalan keluar, dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka.” (QS. Ath-Thalaq: 2-3)

Takwa itu diperoleh dari berbagai rasa. Rasa harap kepada Allah Ta’ala, bahwa kita berharap akan kelapangan rezeki, berharap dapat menikmati shalat malam, berharap Allah Ta’ala menambah lagi nikmat-Nya. Tapi rasa harap ini belum cukup, karena iblis pun punya rasa ini. Iblis berharap agar banyak manusia yang menemaninya di neraka nanti.

Oleh karena itu, kita perlu punya rasa malu. Malu berbuat maksiat, malu berkata bohong, malu melakukan korupsi. Memang rasa malu juga belum cukup, sebab banyak orang Jepang bunuh diri karena malu. Punya rasa malu, namun tak punya iman. Salah juga.

Hal terpenting adalah punya rasa takut kepada Allah. Takut akan azab dan ancaman-Nya, sehingga kita akan berhati-hati dalam meniti hidup ini. Jangan sampai tersandung, terpeleset, lalu terjungkal, karena titian hidup ini penuh duri, maka kita perlu berhati-hati. Itulah takwa. 

Sumber:
Adhi Azfar, Menjadi Orang Kaya yang Berkah, Kalam Pustaka: 2010


Inilah Kunci-Kunci Kesuksesan


Seseorang yang ingin mencapai sebuah kesuksesan, maka seharusnya ia banyak belajar dari orang-orang yang sudah sukses. Kesuksesan dapat diraih apabila kita bersungguh-sungguh mengikuti jalan kesuksesan. Oleh karenanya, banyak orang yang belum sukses berguru pada orang yang telah sukses. Mereka mengikuti metode-metode kesuksesan dengan konsisten. Orang-orang sukses merupakan inspirasi dalam meraih keberhasilan.

Pengusaha yang terlebih dahulu merencanakan masa depannya kemudian mencobanya dengan berani. (Jeff Bezos, founder & CEO dari Amazon)
Pengusaha yang satu ini memiliki kebiasaan baik yakni menjawab setiap email keluhan para pengguna Google dengan cepat. Hal ini terbukti memberikan respon yang baik dari para pengguna  sebagai bentuk pelayanan yang baik. (Eric Schmidt, executive chairman dan software engineer dari Google)
Kebiasaan menyeimbangkan kerja (profesional) dan kepentingan pribadi atau work-life balance. (Lloyd Blankfein, CEO Goldman Sachs)
Menerapkan kebiasaan mengelola keuangan dengan baik dalam kehidupan sehari-harinya, termasuk hidup secara sederhana. (Warren Buffet, investor terkaya ketiga dunia)
Kebiasaan Bill Gates, David Crush, Barrack Obama memulai hari dengan membaca bacaan-bacaan berkualitas. (Bill Gates (CEO Microsoft), David Crush (CEO Virgin) dan Presiden Amerika Barrack Obama)
Sebagai figur wanita  sukses, Oprah ternyata memiliki kebiasaan managemen yang baik yakni dengan mengembangkan sesuatu dari hal-hal kecil menjadi sesuatu yang besar. (Oprah Winfrey, presenter ternama Amerika)
Dalam kesehariannya sebagai pengusaha, Jeffrey menerapkan kebiasaan dengan menjalin relasi yang baik dengan para konsumen. Dalam artian, memberikan pelayanan terbaik bagi para pelanggannya. (Jeffrey Immelt, Pimpinan Executive General Electric (GE))
Sebagai penulis yang sudah dikenal luas di dunia, Cheryl dikenal sebagai penulis yang sangat kreatif. Hal ini bisa dilihat dari buku-buku karya tulisannya. (Cheryl Strayed, author buku best-seller Amerika, Wild)
Salah satu strategi kesuksesan media sosial Twitter terletak pada rencana dan rancangan matang dari para pemimpinnya. Salah satunya adalah merancang master-plan untuk mencapai tujuannya dalam jangka waktu tertentu. (Jack Dorsey, co-founder Twitter)
Penulis terkenal lewat memoir I Know Why the Caged Bird Sings ini memiliki kebiasaan unik yang membuatnya tetap produktif menulis selama bertahun-tahun. Maya dikenal suka menyewa sebuah kamar hotel kecil dan melakukan aktivitas menulisnya ditemani dengan kamus, Alkitab, setumpuk kertas dan sebotol sherry demi menghasilkan karya terbaik. (Maya Angelou, penyair dan sastrawan Afrika-Amerika)
Kebiasaannya untuk terus mencoba dan mmebuat sebuah peluang yang masih belum ada menjadikan pendiri Apple ini terkenal di seantero dunia. Terbukti dari hasil kerja kerasnya dalam menciptakan beragam produk Apple yang sangat berbeda jauh dari hasil teknologi yang lainnya. (Steve Jobs, pendiri Apple)
Dari keseluruhan tokoh-tokoh dunia di atas, kita bisa belajar bahwa setiap orang sukses selalu menjalankan sebuah kebiasaan baik secara konsisten yang tanpa disadari membuahkan hasil yang sangat memuaskan.

Sumber: www.jawaban.com